Dalammakalah kali ini kami mengangkat masalah perubahan sosial yang sengaja dilakukan yaitu: 1. Razia anak jalanan dan pengamen oleh satpol PP di kawasan Kedungsari, Tegalsari. Razia yang dilakukan oleh aparat satpol PP di kawasan Kedungsari, Tegalsari, Surabaya dapat dikatakan sebagai perubahan yang direncanakan. Padabeberapa pemikir terdapat tiga tipe perubahan yaitu: perubahan peradaban, perubahan, budaya dan perubahan sosial. 1. Perubahan peradaban Perubahan adalah keniscayaan, dan perubahan ke arah yang lebih baik tentunya merupakan hasrat dari setiap individu maupun organisasi. PERUBAHANSOSIAL dan PEMBANGUNAN. MAKALAH. (Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Pendidikan Lingkungan Sosial Budaya dan Teknologi di Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan) Dosen : Bapak Febrian Alwan Bahrudin, Oleh : Novan Badrusalam (2286142146) PRODI PENDIDIKAN PANCASILA KEWARGANEGARAAN. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN. Makalahini dibuat untuk mengkritisi perubahan-perubahan sosial budaya dan dampaknya bagi dunia pendidikan, sehingga dapat menambah wawasan bagi pembacanya. BAB II PEMBAHASAN A. Sistem Pendidikan dan Pendidikan Kata sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu sistema yang berarti "cara, strategi". KATAPENGANTAR. Puji syukur kehadirat tuhan yang maha ESA, karena atas bimbingan dan perkenan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul " PERUBAHAN SOSIAL DALAM MASYARAKAT" . Makalah ini di susun untuk memenuhi tugas mata kuliah geografi sosial fakultas keguruan dan ilmu pendidikan program studi geografi tahun ajaran 2010. Alhamdulillah segala puji dan syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat Rahmat dan Hidayah-Nya makalah yang berjudul "Masyarakat dan Kebudayaan" dapat kami selesaikan tepat pada waktunya. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi besar kita Muhammad SAW. Keluarga, Sahabat serta Umatnya yang senantiasa mengikuti FaktorFaktor yang Menyebabkan Perubahan Sosial dan Budaya a. Sebab yang bersumber dalam masyarakat itu sendiri diantaranya 1. Bertambah dan berkurangnya penduduk 2. Penemuan-penemuan baru 3. Pertentangan-pertentangan dalam masyarakat 4. Terjadinya pemberontakan atau revolusi didalam tubuh masyarakt itu sendiri b. Denganmemahami definisi perubahan sosial dan budaya di atas, maka suatu perubahan dikatakan sebagai perubahan sosial budaya apabila memiliki karakteristik sebagai berikut. 1. Tidak ada masyarakat yang perkembangannya berhenti karena setiap masyarakat mengalami perubahan secara cepat ataupun lambat. 2. WilliamF. Ogburn menyatakan bahwa perubahan sosial mencakup unsur-unsur kebudayaan, baik yang materiil maupun yang immaterial, terutama menekankan pengaruh yang besar dari unsur-unsur kebudayaan materiil terhadap kebudayaan immaterial. Sedangkan menurut Mac Iver lebih senang membedakan antara utilitarian elements dan cultural elements yang didasarkan pada kepentingan primer dan sekunder manusia. fWilliamF. Ogburn Perubahan sosial adalah perubahan yang mencakup unsur-unsur kebudayaanbaik material maupun immaterial yang menekankan adanya pengaruh besar dariunsur-unsur kebudayaan material terhadap unsur-unsur immaterial. 3. AIuM8. 100% found this document useful 11 votes28K views29 pagesOriginal Titlemakalah perubahan sosial budaya masyarakatCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 11 votes28K views29 pagesMakalah Perubahan Sosial Budaya MasyarakatOriginal Titlemakalah perubahan sosial budaya masyarakatJump to Page You are on page 1of 29 You're Reading a Free Preview Pages 7 to 19 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 24 to 26 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Perubahan sosial budaya selalu terjadi dalam kehidupan masyarakat. Bisa perubahan yang baik atau pun buruk. Hal ini disebabkan karena perkembangan jaman, dimana banyak hal yang berubah dikarenakan kemajuan teknologi, kreatifitass manusia, dan masih banyak faktor lainnya. *** Download Makalah Perubahan Sosial Budaya *** Tidak semua perubahan itu buruk. Namun sebagian besar masyarakat masih belum bisa menerima oerubahan yang lebih modern dan maju. Biasanya ini terjadi pada orang tua jaman dulu yang belum paham tentang pergaulan jaman sekarang dan pengaruh kebudayaan barat. Tapi kita sebagai manusia yang cerdas tidak bisa hanya menerima perubahan sosial budaya begitu saja. kita harus tau dampaknya ppada diri kita. Apakah itu baik bagi kita dan lingkungan atau tidak. Maka dari itu saya membuat makalah yang berjudul “Perubahan Sosial Budaya” agar pembaca dapat mengerti lebih dalam tentang perubahan sosial budaya dan dapat memutuskan apakah pembaca akan mengikuti perubahan tersebut atau tidak. Rumusan Masalah 1. Apa Definisi dari Perubahan Sosial Budaya? 2. Apa saja bentuk bentuk perubahan sosial budaya? 3. Apa faktor penyebab dan penghaalang perubahan sosial? 4. Apa dampak perubahan sosial? Tujuan Makalah 1. Untuk mengetahui definisi perubahan sosial budaya 2. Untuk mengetahui bentuk bentuk perubahan sosial budaya 3. Untuk mengetahui faktor penyebab dan penghaalang perubahan sosial 4. Untuk mengetahui dampak perubahan sosial BAB II PEMBAHASAN Definisi Perubahaan Sosial Budaya Pada dasarnya perubahan sosial dan perubahan budaya itu berbeda, namun memiliki keterkaitan. Suatu perubahan sosial pasti berpengaruh pada perubahan budaya, sementara budaya tidak mungkin lepas dari kehidupan sosial masyarakat. Karena itu sering disebut perubahan sosial budaya untuk mencakup kedua perubahan tersebut. Perubahan sosial dan budaya memiliki satu aspek yang sama, yaitu kedua-duanya menyangkut perbaikan dan penerimaan cara-cara baru bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Perubahan sosial dan perubahan budaya meski memiliki keterkaitan yang erat, namun dapat kita jumpai perbedaannya jika dilihat dari arahnya § Perubahan sosial merupakan perubahan dari segi struktur sosial dan hubungan sosial masyarakat. § Perubahan budaya merupakan perubahan dalam segi budaya masyarakat. Adapun perbedaannya dilihat dari segi yang dipengaruhi § Perubahan sosial terjadi dalam segi pendidikan, tingkat kelahiran penduduk, dan distribusi kelompok umur. § Perubahan budaya terjadi pada bentuk kesenian, kesetaraan gender, konsep nilai susila dan moralitas, penemuan baru, dan penyebaran masyarakat. Perubahan kebudayaan ini jauh lebih luas dari perubahan sosial karena meliputi banyak aspek, seperti kesenian, iptek, aturan hidup, dan lain-lain. Perubahan sosial biasanya memiliki beberapa ciri, di antaranya seperti yang diungkapkan oleh Moore yaitu 1 Tidak ada masyarakat yang perkembangannya berhenti, karena masyarakat akan mengalami perubahan cepat atau lambat dan berlaku secara tetap. 2 Perubahan-perubahan itu tidak bersifat sementara maupun terpisah karena perubahan terjadi secara berurutan. 3 Perubahan sosial memiliki asas ganda. 4 Inovasi dan isu-isu akan mempengaruhi perubahan sosial. 5 Perubahan sosial akan memberi akibat yang lebih luas pada pengalaman individu. Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial dan Budaya A. Perubahan Evolusi dan Revolusi Perubahan evolusi adalah perubahan-perubahan yang berlangsung lama. Biasanya terjadi karena adanya usaha-usaha masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan keadaan dan kondisi baru yang muncul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat. Contohnya adalah pada perkembangan ilmu pengetahuan. Perubahan revolusi adalah perubahan yag berlangsung cepat dan mendasar. Perubahan ini bisa terjadi karena ada rencana sebelumnya atau tidak sama sekali. Contoh revolusi adalah revolusi industri di Inggris, dimana terjadi perubahan produksi yang awalnya tanpa mesin menjadi menggunakan mesin. Menurut para ahli, agar perubahan revolusi bisa terjadi, maka ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu § Ada keinginan umum untuk mengadakan perubahan. § Ada pemimpin yang dianggap mampu memimpin masyarakat, menampung keinginan masyarakat, dan dapat menunjukkan suatu tujuan yang jelas pada masyarakat. § Ada keadaan yang tepat dan aktor pelaku perubahan yang baik untuk memulai perubahan. B. Perubahan Kecil dan Besar Perubahan kecil adalah perubahan yang tidak membawa pengaruh langsung atau berarti pada masyarakat. Contoh perubahan mode pakaian, mode rambut, dan lain-lain yang tidak berpengaruh bagi masyarakat secara keseluruhan jika kita tidak mengikutinya. Perubahan besar adalah perubahan yang membawa pengaruh langsung atau berarti bagi masyarakat. Contohnya penggunaan komputer dan internet untuk menunjang kerja, penggunaan traktor bagi petani, dan lain-lain yang membawa perubahan signifikan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan. C. Perubahan yang Dikehendaki Direncanakan dan Tidak Dikehendaki Tidak Direncanakan Perubahan yang direncanakan adalah perubahan yangterjadi karena adanya perencanaan ataupun perkiraan oleh pihak yang merencanakan perubahan tersebut agent of change. Agent of change merupakan pihak yang diberi kepercayaan oleh masyarakat sebagai pemimpin satu atau lebih kembaga kemasyarakatan. Contoh perubahan ini adalah kewajiban masyarakat untuk menanam pohon yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah. Perubahan yang tidak direncanakan adalah perubahan yang tidak dikehendaki dan berlangsung diluar jangkauan masyarakat untuk menahannya, dan biasanya menimbulkan pertentangan di dalam masyarakat. Contohnya kecenderungan untuk mempersingkat prosesi pernikahan karena memerlukan biaya besar, meski perubahan ini tidak dikehendaki tapi masyarakat tidak mampu menghindarinya. D. Perubahan Progres dan Regres Perubahan progres adalah perubahan yang membawa keuntungan bagi masyarakat. Contoh perkembangan pendidikan masyarakat. Perubahan regres adalah perubahan yang membawa kemunduran bagi masyarakat di bidang tertentu. Contoh perubahan pola kehidupan remaja yang mabuk-mabukan. Faktor-Faktor Penyebab Perubahan Sosial Budaya Faktor Perubahan dari dalam Masyarakat § Perubahan jumlah penduduk. Perubahan jumlah penduduk akan menimbulkan perubahan pada kebutuhan hidup, seperti sandang, pangan, dan papan. Selain itu penduduk yang bertambah akan menyebabkan tempat tinggal yang semula berpusat di keluarga nesar menjadi terpencar karena faktor pekerjaan. Contoh perubahan penduduk adalah program transmigrasi dan urbanisasi. § Pemberontakan atau revolusi, yang berpengaruh besar pada lembaga-lembaga masyarakat dan struktur masyarakat. Sebagai contoh G 30 S/PKI yang berakibat dilarangnya paham komunis si Indonesia. § Peranan nilai yang diubah. Misalnya program keluarga berencana yang mampu mengubah pandangan masyarakat untuk mengurangi jumlah kelahiran anak. § Peran tokoh karismatik, karena tokoh ini adalah tokoh yang disegani dan dihormati di masyarakat, maka masyarakat akan cenderung mengikuti arah tokoh tersebut. Seperti Ir. Soekarno yang memiliki karisma di masyarakat karena keahliannya berpidato. § Penemuan baru. Penemuan baru terbagi menjadi tiga bagian, yaitu 1. Inovasi, yaitu proses proses perubahan sosial budaya yang besar tapi terjadi dalam waktu singkat. 2. Discovery, yaitu penemuan unsur kebudayaan baru oleh seorang atau beberapa individu. 3. Invention, yaitu saat ketika masyarakat sudah mengakui, menerima, dan menerapkan penemuan baru tersebut. Faktor Perubahan dari Luar Masyarakat § Faktor alamiah, jika tempat tinggal masyarakat adalah pantai, maka masyarakat akan cenderung berprofesi sebagai nelayan. Selain itu jika terjadi bencana alam, maka masyarakat akan pindah ke daerah lain sehingga masyarakat akan beradaptasi dengan lingkungan baru tersebut dan melahirkan budaya baru. § Peperangan, yang pasti menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat. § Pengaruh kebudayaan masyarakat lain, ketika dua masyarakat saling berinteraksi. Interaksi tersebut akan menimbulkan perubahan pola pikir dan selanjutnya bisa terjadi akulturasi atau asimilasi. 1. Akulturasi adalah percampuran dua kebudayaan dimana kebudayaan setempat masih terlihat. Sering dianalogikan dengan rumus A+B=AB, dengan A=kebudayaan asing dan B=kebudayaan setempat. 2. Asimilasi adalah percampuran dua kebudayaan yang menghasilkan kebudayaan yang baru sama sekali. Dianalogikan dengan rumus A+B=C, dengan A=kebudayaan asing, B=kebudayaan setempat, dan C=kebudayaan baru. Dalam proses perubahan sosial budaya akibat interaksi masyarakat sering dijumpai istilah difusi, yaitu penyebaran unsur-unsur kebudayaan dari sekelompok masyarakat ke kelompok masyarakat lain. Faktor pendorong perubahan Sosial Budaya 1. Penemuan baru. 2. Perubahan jumlah penduduk. 3. Pertentangan/konflik. 4. Pemberontakan/revolusi. 5. Keterbukaan masyarakat. 6. Akulturasi. 7. Asimilasi. 8. Sistem pendidikan yang maju. 9. Keinginan untuk maju dan orientasi ke masa depan. 10. Sikap menghargai hasil karya seseorang. Faktor Penghambat Perubahan Sosial Budaya 1. Sikap masyarakat yang tradisional. 2. Perkembangan IPTEK yang terhambat. 3. Adat istiadat dan hambatan ideologis. 4. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain. 5. Rasa takut akan terjadi ketidakseimbangan kebudayaan. Dalam perubahan sosial budaya dikenal adanya konsekuensi, yaitu hasil dari perubahan sosial budaya. Konsekuensi terbagi dua yaitu konsekuensi yang fungsional dimana masyarakat menjadi semakin tenteram, dan konsekuensi yang disfungsional dimana masyarakat mendapat akibat-akibat yang tidak diharapkan. Disorganisasi adalah perubahan sosial yang hanya sedikit atau bahkan tidak memberi manfaat bagi masyarakat. Dampak Perubahan Sosial Budaya Dampak Positif § Kebutuhan mudah terpenuhi. § Pola pikir masyarakat mengalami kemajuan. Dampak negatif § Masyarakat menjadi konsumif. § Ketidakmerataan pembangunan. § Pudarnya norma-norma masyarakat. Keadaan masyarakat yang mampu beradaptasi dengan perubahan disebut adjusment, sedangkan bentuk penyesuaiannya disebut integrasi. Keadaan masyarakat yang tidak mampu beradaptasi dengan perubahan disebut maladjusment, yang akan menimbulkan disintegrasi. Untuk menghindari dampak buruk perubahan sosial budaya, maka harus dilakukan tindakan preventif upaya pencegahan dan represif upaya penanggulangan dampak buruk. BAB III PENUTUPAN Kesimpulan Pada dasarnya perubahan sosial dan perubahan budaya itu berbeda, namun memiliki keterkaitan. Suatu perubahan sosial pasti berpengaruh pada perubahan budaya, sementara budaya tidak mungkin lepas dari kehidupan sosial masyarakat. Karena itu sering disebut perubahan sosial budaya untuk mencakup kedua perubahan tersebut. Terdapat beberapa bentuk perubahan sosial budaya diantaranya; Perubahan Evolusi dan Revolusi, Perubahan Kecil dan Besar dan Perubahan Progres dan Regres. Perubahan sosial bisa terjadi karena dua faktor, yaitu faktor dari dalam dan dari luar masyarakat. Salah satunya adalah faktor perubahan jumlah pendduduk. Dimana jika jumlah penduduk bertambah akan menimbulkan perubahan pada kebutuhan hidup, seperti sandang, pangan, dan papan. Selain itu penduduk yang bertambah akan menyebabkan tempat tinggal yang semula berpusat di keluarga nesar menjadi terpencar karena faktor pekerjaan. Saran Ada baikya kita menyikapi perubahan sosial dengan bijak. DAFTAR PUSTAKA Arisudewa. 2010. Perubahan Sosial Budaya. Diakses pada 5 September 2017 Berpendidikan. 2015. Bentuk bentuk perubahan sosial terlengkap dan contohnya. Diakses pada 5 September 2017 Istavita Utama. 2017. Perubahan Sosial Budaya. Download Makalah Perubahan Sosial Budaya 0% found this document useful 0 votes2 views20 pagesOriginal TitleMakalah Perubahan Sosial dan Perubahan KebudayaanCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes2 views20 pagesMakalah Perubahan Sosial Dan Perubahan KebudayaanOriginal TitleMakalah Perubahan Sosial dan Perubahan KebudayaanJump to Page You are on page 1of 20 You're Reading a Free Preview Pages 8 to 18 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.