Setiap cerita adalah jendela ke masa lalu, menawarkan wawasan tentang bagaimana manusia merasakan dunia di masa lalu, serta pelajaran moral yang tetap relevan di zaman modern. Sebagai contoh, cerita rakyat Malin Kundang. Cerita ini mengingatkan tentang pentingnya menghormati orang tua dan menjauhi kesombongan.
ada beberapa hal yang bisa kita renungkan dari 6 cerita rakyat. Cirebon yang telah dibaca tersebut. 1. Cerita rakyat tersebut berstruktur cerita naratif, ada tokoh, tempat, peristiwa, dan sudah pasti ada pesan yang ingin. disampaikan. 2. Cerita rakyat itu berfungsi sebagai alat hiburan, alat. pendidikan, dan alat pewarisan nilai-nilai kearifan
The Caves of Krokong is one of seven stories in this book. Read about the mysterious stones at Nini Sit, the tree of Siburan, Majag's Cave, the origin of the honey tree song, and why the descendants of Mentu Tapu shun ikan bangkuh -- as told by Bidayuh elders to Heidi Munan. Show more. 107 pages, Paperback. First published January 1, 2005.
Cerita ini mengajarkan pentingnya memperlakukan orang lain dengan hormat dan empati, serta konsekuensi dari keegoisan dan kekejaman. Cerita ini telah diwariskan dari generasi ke generasi dalam budaya Indonesia, dan terus menjadi bagian yang dicintai dari cerita rakyat. 6. Cerita Rakyat Batu Menangis (The Story of Crying Stone)
Cerita Rakyat Indonesia : Legenda Candi Prambanan (Lara Jongrang) Prabu Baka adalah Raja Prambanan yang terkenal sakti. Sosoknya berupa raksasa yang mengerikan. Meski sosoknya berupa raksasa, dia mempunyai anak perempuan yang sangat cantik wajahnya. Rara Jonggrang nama anak perempuan Prabu Baka itu. Cerita Rakyat Indonesia Asal Mula Candi
Terimakasih atas kunjungan Anda Karena telah membaca artikel Naskah Drama Cerita Rakyat Indonesia 8 Orang (4 Laki-Laki dan 4 Perempuan). Tak Lengkap Rasanya Jika Kunjungan Anda di Blog ini Tanpa Meninggalkan Komentar, untuk Itu Silahkan Berikan Kritik dan saran Pada Kotak Komentar di bawah.
Cerita Rakyat Keong Mas Cerita Rakyat Keong Mas. Cerita rakyat selanjutnya yang bisa dijadikan sebagai referensi bacaan yaitu tentang Keong Mas. Zaman dahulu kala, hiduplah seorang raja di kerajaan Daha yang bernama Kertamerta. Ia mempunyai dua orang putri yang bernama Candra Kirana dan Dewi Galuh. Hidup mereka bahagia.
Cerita rakyat biasanya berisi tentang asal-usul tempat dan kisah-kisah antara manusia dengan makhuk lainnya. Tokoh-tokoh yang dimunculkan biasanya berupa binatang, manusia dan dewa atau dewi. Ciri-ciri dari cerita rakyat anatara lain: disampaikan secara turun temurun, tidak diketahui penciptanya, banyak nilai-nilai luhur, tradisional, mempunyai
Konten dari Pengguna. Cerita rakyat Indonesia merupakan kumpulan cerita-cerita rakyat yang berasal dari seluruh nusantara. Dikutip dari sebuah jurnal berjudul Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Cerita Rakyat Sulawesi Tenggara Karya La Ode Sidu yang ditulis oleh La Ode Gusal (2015), cerita rakyat juga disebut dengan dongeng.
6 Cerita Jenaka Tokoh yang ada di dalam cerita jenaka biasanya digambarkan sebagai orang yang malas, tapi tidak jarang juga tokohnya adalah orang yang cerdik pandai. Kisah ini dituturkan dengan cara humor atau jenaka. Contoh dari cerita rakyat ini adalah Abu Nawas, Lebai Malang dan masih banyak lagi. 17 Cerita Rakyat Daerah di Indonesia
eXEi. Ilustrasi Teks Drama Singkat 6 Orang, sumber foto Jon Tyson by adalah salah satu karya seni peran yang memberikan pengalaman menakjudkan bagi pemain maupun penontonnya. Contoh teks drama singkat 6 orang bisa dijadikan alternatif untuk dipentaskan di pertunjukan teater. Saat bermain drama, maka dibutuhkan kemampuan akting yang baik dalam memerankan tokohnya. Tidak hanya itu, seorang pemain drama perlu menghafalkan dialog agar pementasan drama bisa berjalan baik dan benar. Jadi, bisa dikatakan bahwa memainkan drama bukan hal yang mudah. Dibutuhkan niat dan usaha yang sungguh-sungguh untuk menampilkan pertunjukan yang memukau bagi penonton. Bagi kamu yang sedang mencari contoh teks drama untuk 6 orang, simak penjelasannya di artikel DramaMengutip buku Think Smart Bahasa Indonesia oleh Kusmayadi 2007, teks drama adalah salah satu karya sastra yang bertujuan untuk menggambarkan kehidupan melalui akting dan dialog. Dengan menonton drama, penonton seoalh-olah melihat kejadian nyata dalam kehidupan masyarakat. Sebab, cerita di dalam drama diambil dari potret kehidupan sehari-hari yang penuh dengan suka dan beberapa unsur yang membangun drama, seperti tokoh, alur, dialog, dan latar. Dengan adanya beragam unsur tersebut, maka sebuah drama bisa disajikan secara komplit dan Teks Drama 6 OrangJudul Drama Titip AbsenPemeran Zahra, Nurul, Azizah, Ibu Fatma, Danang, FahriIlustrasi Teks Drama Singkat 6 Orang, sumber foto Kyle Head by mata kuliah teknologi informasi, Danang sering bolos dan tidak mengerjakan tugas. Namun, ia tidak pernah mendapatkan masalah karena selalu titip absen dan titip nama setiap diberikan tugas oleh Bu Fatma. Suatu hari, Danang berada satu kelompok dengan Zahra, Nurul, Azizah,dan “Si Danang nggak masuk lagi, ya?”Azizah “Iya, dia selalu absen kalau pas pelajarannya Bu Fatma.”Nurul “Kenapa bisa begitu?”Azizah “Masak kamu nggak tahu, sih?”Nurul “Nggak tahu. Emang kenapa?”Zahra “Coba deh tanya sama teman dekatnya.” Zahra menunjuk yang sadar dengan obrolan tersebut akhirnya ikut nimbrung. “Danang pernah kepergok ngempesin ban motor, eh nggak tahunya ternyata itu ban motor punya Ibu Fatma.”Azizah “Wah, gila. Parah banget kalau sampai kayak gitu.”Nurul “Aku nggak nyangka, ternyata Danang anaknya bandel banget.”Keesokan harinya, Bu Fatma membagikan daftar kelompok untuk presentasi. Ternyata, Danang satu kelompok dengan Azizah, Nurul, Zahra, dan “Yaahh…. Kita satu kelompok dengan Danang.”Zahra “Dia itu nggak mau tahu kalau ada tugas begini.”Fahri “Gini aja deh, nanti aku coba ke kosannya. Siapa tahu dia mau berubah.”Nurul “Oke, semoga dia mau ambil bagian buat ngerjain tugas.”Malam harinya, Fahri datang ke kosnya Danang. Kedatangannya yang tanpa pemberitahuan membuat Danang sedikit “Gimana, Nang? Kok nggak pernah masuk pas mata kuliahnya Bu Fatma?”Danang “Aku malu banget, Ri. Takut disindir-sindir di depan kelas.”Fahri “Bu Fatma sudah maafin kamu, kok. Oh iya, ada tugas kelompok, nih. Kamu ngerjain, ya!”Danang “Aku masih takut buat masuk kelas, Ri.”Fahri “Kamu takut apa, sih? Kamu nggak masuk terus, apa nggak kasihan sama orang tua kamu? Mulai sekarang, pikirin gimana perasaan orang tua kamu kalau tahu bolos begini.”Danang “Oke, deh. Minggu depan aku masuk. Nanti kamu kirimkan file tugasnya lewat Whatsapp ya.”Fahri “Nah, gitu dong. Makasih, Nang.”Akhirnya, Danang mau mengerjakan tugas bersama dengan teman-temannya. Bu Fatma juga sudah memaafkan kesalahan Danang. Akhirnya, tidak ada lagi mahasiswa yang titip absen di naskah drama 6 orang yang disebutkan di atas bisa dijadikan inspirasi bagi kamu yang sedang ingin bermain drama. Jangan hanya terpaku pada penghafalan dialog, tetapi juga ekspresi dan gerak-gerik juga perlu diperhatikan. DLA
Batu menangis Alkisah hiduplah seorang janda tua bersama anak gadisnya yang bernama Laras, dewi, dan Ana di sebuah desa terpencil Kalimantan barat. Mereka tinggal di sebuah gubuk di ujung desa, sejak ayah laras meninggal, mereka hidup sebatang kara. Maka dari itu ibupun rela bekerja di sawah untuk menghidupi mereka sedangkan laras adalah gadis yang manja. Ibu “Laras, bangunlah nak, lihatlah ayam sudah berkokok, apakah kamu tidak malu dengan ayam?” Laras “ ibu, aku kan sudah besar, biarlah aku hidup seenaknya”. Dewi “kakak, janganlah membantah perintah ibu!!”. Laras “kamu ini masih kecil aja udah blagu!, awas kakak mau mandi dulu!” Dewi “kakak mau mandi aja laporan” Setelah beerapa menit kemudian Laras “dududu wahhh.. ternyata aku adalah ora tercantik di kampong ini.” sambil menatap kacanya Dewi”ih..kakak pedenya over dehh”. Laras “banyak omong kamu dek, emang iya kakak paling cantik di kampung ini!” Dewi “oh seperti itu..lalu??” Laras “ah, blagu kamu dek!, eh ana menurut kamu kakak cantik tidak?” sambil mendekati ana yang sedang menyapu Ana “ iya kak, kakak emang cantik, tetapi lebih cantik jika mau membantu ibu, pasti lebih cantik”. duduk dan berhenti menyapu Laras “apa maksudmu? melotot katakana sekali lagi!!!menjambak Ana” aduhhh…kaak..sakit, maafin anan kak” Dewi” makanya nggak usah urusan sama kakak” Laras” hahaha..ayo wi, kita pergi saja” Kemudian laras meninggalkan ana adiknya, dan kembali mengagumi kecantikanya. Padahal dia anak tertua, tetapi tidak mau membantu ibunya. Ibu “nak, ayo bantu ibu bekerja di sawah” ajak ibu Laras”ke sawah?? Aku tidak mau nanti kuku dan kulitku yang cantik ini terkena lumpur. Pergi saja saa bareng dewi dan ana, aku tidak mau!!”. Ibu” laras memangnya kenapa kalau kuku dan kulitmu kotor?, dewi dan ana saja yang membantu ibu pergi ke sawah terkena lumpur saja alhamdulilah sampai sekarang ia baik-baik saja.” Dewi” udah kak, nurut saja nanti juga di sawahketemu arman pujaan gati kakak haha” Laras”ah …biarin biar ana saja yang ikut ke sawah atau kamu, aku tidak mau pergi ke sawah ibu!kalau mau ke sawah yaudah pergi saja sendiri”. Ibu “duduk dan mengusap dada lemas” Haripun sudah menjelang siag, laras pun teringat dengan alat kecantikanya yang habis, tak lama kemudian ibu dan ana adiknya dating da laras pun menghmpiri ibu dan ana yang baru sampai di depan pintu yang kelihatan lelah. Laras”bu alat-alat kecantikan ku sudah habis, ibu haris segera membelikan yang baru Ana dan dewi” kak, ibu saja baru pulang, seharusnya kakak menghargai ibu sedikit .” Ibu” laras, ibu masih lelah, besik saja pasti ibu belikan” Laras”tidakk mau!!! Aku ingin sekarang” Ana “kakak! Ibu kan capek” Ubu” sudah sudah, taka apa-apa dewi, ana biar ibu beli, tapi laras, tapi ibu tidak tahu alat kecantikan apa yang dimaksud kamu harus ikut ya” Laras”ya…aku mau ikut kepasar, tapi dengan satu syarat kalian harus berjalan dibelakangku.” Dewi” maksud kakak??” Laras”iya, kalian harus berjalan dibelakangku, malu la aku berjalan dengan kalian !” Dewi “lo kenapa harus malu? Bukankah kita ini saudara kandung?” Laras”kalian ngaca dong!!, lihat saja wajah kalian yang tak terurus dan pakaian kalian yang sangat kotor, apalagi ibu yang sudah keriput, jelek, kotor, aku malu ibu.” Walaupun sedih tapi sang ibu pun menuruti permintaan anaknya, setelah itu berangkatlah ke pasar, laras yang berjalan didepan dan ibu dan kedua adiknya dibelakang membawa keranjang. Laras bertemu dengan temanya yang tinggal satu kampong denganya Arman” hai laras…hendak kemana kamu?” Laras” ke pasar, kepo lo” Arman “ lalu siapa yang di belakangmu?ibumukah?” Laras”tentu saja buka,!mereka pembantu-pembantuku” Arman” laras sudah cantik, baik, enak lagi hidupnya, belanja aaja ada yan bawain” Laras”haha, gitu deh” Arman “yaudah sana belanja dulu!” Laras”oke, ayo duluan” Ana”sabar ya bu senebari memeluk ibukakak!! Kenapa kakak berbicara seperti itu pada kami, kami bukan pembantu kak!! Laras”udah diam, nggak usah mempermalukan aku disini” Laksana disambar petir ibu mendengar ucaoan putrinya, tapi dia hanya terdiam sambil menahan rasa sedih, setelah itu mereka melanjutkan perjalananya. Pedagang buah “ayo neng…buahnya, buahnya!!” Laras”oh terimakasih” Pedagang buah “ silakan neng, dipilih buahnya, dijamin manis kaya yang beli” Laras”ah bisa aja haha” Pedagang buah” pasti neng haha” Laras”ini uangnya bang” Pedaagang”terimakasih neng semoga neng tambah cantiiikkk” Laras”ayo pembantu-pembantuku, sekarang giliran ke tempat kosmetik” Ibudiam sejenak Dewi”ibu-ibu kenapa?” Sang ibu tetap saja tidak mau menjawab pertanyaan anaknya, ternyata ia sedang berdoa pada tuhan, agar menghukum anaknya yang durhaka itu, berikan ia hukuman yang setimpal padanya, laras melihat mulut ibunya yang komat kamit sambil menadahkan kedua tangaya. Laras”hei!!!! Ibu sedang apa? “sambil membentak dan menoleh pada ibu Doa sang ibu” ya tuhan, ampunilah hambamu yang lemah ini, hamba sudah tidak sanggup lagi menghadapi sikap anak hamba yang durhaka ini, berilah hukuman yang setimpal padanya. Beberapa saat kemudian, tiba-tiba langit menjadi mendung, petir menyambar-nyambar, dan suara Guntur bergemuruh memakan telinga, hujan deraspun tuurun pelan-pelan, kaki laras berubah menjadi batu, laraspun panik. Laras”ibu…ibu…apa yang terjadi dengan kakikubu??!!, aduh, kerass sekali bu..maafkan laras bu. Laras janji tidak akan mengulangi perbbuatan laras lagiii ,..” Seketika tubuh laras berubar menjadi batu, dan kedua matanya terus mengeluarkan air, sehingga di sebut BATU MENANGIS.
84% found this document useful 92 votes112K views6 pagesDescriptionNaskah drama bahasa Indonesia 6 TitleNaskah drama "KEONG MAS" 6 tokohCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?84% found this document useful 92 votes112K views6 pagesNaskah Drama "KEONG MAS" 6 TokohOriginal TitleNaskah drama "KEONG MAS" 6 tokohJump to Page You are on page 1of 6 KEONG MAS Tokoh 1. Raja Daha 2. Dewi Galuh Candra Kirana 3. Dewi Galuh Ajeng 4. Penyihir 5. Mbok Rondo dari Desa Dadapan 6. Raden Inu Kertapati ADEGAN 1 Al Kisah di Istana Kerajaan Daha, hiduplah seorang Raja bernama Raja Daha bersama dua putrinya yang cantik jelita yaitu Dewi Galuh Candra Kirana dan Dewi Galuh Ajeng. Pada suatu hari, Raja mengabarkan akan menikahkan salah satu putrinya kepada Raden Inu Kertapatih dari Kerajaan Kahuripan. Raja Daha “ Putriku, kemarilah!” Memanggil kedua putrinya Kirana Menghampiri “Ada apa, pa?” Ajeng Datang menyusul di belakang Kirana “ Apakah Papa juga memanggilku?” Raja Daha “Iya, putriku. Ada yang ingin Papa sampaikan pada kalian berdua. Besok, Raden Inu Kertapati dari kerajaan Kahuripan akan datang kemari.” Ajeng “Lalu kenapa? Apa hubungannya dengan kami, pa?” Raja Daha “Papa sudah membuat perjanjian dengan Ayahnya, bahwa Papa akan menikahkan salah satu putri Papa dengan Raden Inu.” Ajeng Berbinar senang “Siapa diantara kami yang akan dinikahkan dengan Raden Inu, Pa?” Raja Daha “Kami sudah sepakat untuk menikahkan Candra Kirana dengan Raden Inu.” Kirana Tersenyum gembira dan memeluk Raja Daha “Benarkah itu, Papa? Aku sangat bahagia sekali. Pernikahan ini adalah impianku sejak kecil. Terimakasih, Papa” Raja Daha “Kalau begitu memang tidak salah p apa memilihmu sebagai calon isteri Raden Inu. Ayo, kita persiapkan segala sesuatunya untuk pernikahanmu nanti ” Ajeng “ Aku tidak setuju mengenai pernikahan ini! Kenapa harus Kirana yang dipilih dan bukan aku!? Padahal secara nyata jelas aku yang lebih cantik dari dia!! Huh, ini tidak adil! Hanya aku satu-satunya yang boleh menjadi isteri Raden Inu!! Hanya aku, bukan Kirana! Sekarang apa yang harus kulakukan?” Berpikir keras sembari mondar-mandir “AHA! Aku punya Ide yang cemerlang!” ADEGAN 2 Galuh Ajeng yang tidak setuju dengan pernikahan Chandra Kirana dan Raden Inu, membuat sebuah rencana buruk untuk Kirana dan segera pergi ke dalam hutan untuk menemui seorang penyihir. Ajeng “Permisi!! Apa ada orang di sini!??” Penyihir “Iya, Silahkan masuk anak muda, kemarilah…” Ajeng “Hm, aku membutuhkan bantuanmu. Tolong ba ntu aku!” Penyihir “Kau ingin aku melakukan apa?” Ajeng “Aku ingin pernikahan Kirana dengan Raden Inu dibatalkan!!” Penyihir Manggut-manggut “ Oh.. ya.. ya.. ya, aku mengerti maksudmu. Lalu kau ingin aku melakukan apa untuk Kirana? Mengutuknya?? Kutukan apa yang kau inginkan? Berupa racun mematikan atau aku mengutuknya terkena tetanus ?” Ajeng “Semuanya aku serahkan padamu! Yang jelas aku ingin Kirana menderita!!” Penyihir “Baiklah , aku akan mengutuk Candra Kirana sehingga dia tidak dapat menikah dengan Raden Inu ” Ajeng Tersenyum senang “ Terimakasih atas bantuanmu, senang bekerja sama dengan penyihir Sepertimu. Ini uang sebagai upah awal untukmu. Nanti jika kutukanmu berhasil, aku akan memberikan lebih banyak lagi ” Penyihir Menerima uang itu “ Tentu saja! Sekarang aku akan mempersiapkan kutukan untuknya ” Masuk ke dalam Ajeng “ Akan kutunggu kabar darimu, penyihir! Sampai jumpa! ” Melambaikan tangan dan berbicara sendiri dengan sinisnya “ Hahhaahaha…. Candra Kirana, saudariku yang malang. Sungguh kasihan sekali dirimu! Hahahaha!!!” ADEGAN 3 Setelah meminta bantuan pada penyihir, Galuh Ajeng kembali ke Istana dan bertemu Raja Daha untuk menjalankan rencana selanjutnya. Ajeng “Papa… papa… papa dimana? Ada yang ingin aku bicarakan!!” Raja Daha “Ada apa putriku?” Ajeng “ Ini tentang Candra Kirana, Papa.” Pura-pura panik Raja Daha “Ada apa dengannya?” Ajeng “Dia… dia ternyata selama ini menjalin hubungan dekat dengan salah satu pengawal kita, Pa! Ini, aku menemukan surat cinta yang ditulis oleh Kirana untuk pengawal itu di kamarnya!” Raja Daha Membaca surat itu dan murka “ APA!? Dasar gadis nakal, anak tak tahu diri! Sudah mau menikah malah bercinta dengan pengawal kurang ajar itu!” Ajeng “Papa, sabar pa… sabar…” Menenangkan dan diam-diam dia tersenyum sinis Raja Daha “Kirana!! Kirana!!!” K irana “ Ada apa, Pa?” Raja Daha “Ada apa, kau bilang!? Apa ini Hah?!” Melempar surat itu ke muka Kirana “Berani sekali kau, ya!!” Kirana Membaca surat itu dan menggelengkan kepalanya dengan panik “I ni fitnah, Papa! ! Aku tidak pernah melakukannya! Tolong Pa, percaya padaku!” Raja Daha “ Cukup! Keluar kau dari istana ini! Kau dengan pengawal brengsek itu, keluar!!!” Kirana Menangis “Tapi, Pa…” Raja Daha “KELUAR!!!” ADEGAN 4 Candra Kirana merasa sangat sedih dan ia pun meninggalkan istana. Ia berjalan menuju ke pantai dan bertemu si Penyihir. Penyihir “ Hwahahahaha!! Halo, Candra Kirana! Apa kabarmu? Kelihatannya kau sangat sedih hari ini? Hwahahaha…” Kirana “ Siapa kau? Apa urusanmu denganku ?” Penyihir “ Diam! Aku ke sini untuk mengutukmu menjadi keong!! Saudara macam mana saudarimu itu hingga dia ingin aku mengutukmu!? Kau tahu, dia tidak setuju dengan pernikahanmu! Hwahahaha!!” Kirana “Apa? Galuh Ajeng mau mengutukku?!” Penyihir “Memangnya siapa lagi saudarimu selain dia, d asar perempuan bodoh! Terima ini!! MASURI-SURI!! Hwahaha ha!!” Kirana “AAAHHH!!!!” Berubah jadi keong Penyihir “Hwahahaha!! ! Kau hanya akan menjadi manusia pada waktu siang hari, tapi bila menjelang malam, kau akan kembali menjadi keong!! Kutukan ini akan berakhir bila kau bertemu denga n Raden Inu!! Hwahahaha… Selamat tinggal!” Candra Kirana telah dikutuk menjadi keong mas dan terdampar begitu saja di pantai Desa Dadapan. Tidak lama, datang seorang perempuan sedang mencari ikan di pantai. Dia menemukan keong mas itu, dan membawanya pulang. Mbok Rondo “ Oh, keong yang sangat cantik!! Aku akan membawanya pulang!” ADEGAN 5 Setibanya dipondok, Mbok Rondo meletakkan keong itu di tempat yang aman. Lalu dia beristirahat sejenak di kursi. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.