Ibnu'Abbās merupakan adik sepupu Rasulullah ﷺ dan sahabat beliau yang berusia belia. Hadis ini menjelaskan bagaimana Perhatian Rasulullah ﷺ dalam memberi nasihat, bahkan kepada anak-anak. Rasulullah ﷺ menanamkan nilai-nilai tauhid bukan hanya kepada para sahabat yang senior, tetapi juga kepada para sahabat yang junior (kecil) dan yang Anjuranuntuk meminta kepada Allah tidak hanya terbatas pada sesuatu yang besar atau berharga. Allah juga memerintahkan hamba-Nya untuk memohon apa saja kepadanya, sampai barang yang remeh sekalipun, seperti tali sandal atau garam. Diceritakan dalam suatu khabar bahwa Allah bersabda kepada Nabi Musa: "Mintalah kepada-Ku, sampai garam adonanmu." 03Sep 2021, 11:14 WIB - Oleh: Setyo Puji Santoso berdoa usai salat. Bisnis.com, JAKARTA - Berdoa adalah memohon atau meminta pertolongan kepada Allah SWT.. Bagi umat muslim, berdoa merupakan unsur paling esensial dalam ibadah. Oleh karena itu, memanjatkan doa bukan hanya saat sedang terkena musibah tapi sebaiknya dilakukan setiap waktu agar dapat terhindar dari marabahaya. Alif Laam, Miim, Raa'. Ini ialah ayat-ayat Kitab (Al-Quran); dan apa yang diturunkan kepadamu (wahai Muhammad) dari Tuhanmu adalah benar; tetapi kebanyakan manusia tidak (mahu) beriman. Keimananterhadap para malaikat ini sebagaimana ayat dan hadits yang disebutkan sebelumnya. 4. Iman Kepada Al Qur'an Dan Semua Kitab Suci Yang Diturunkan Sebelumnya. Sesungguhnya Al Qur'an menjadi Nasikh (penghapus) bagi semua kitab sebelumnya, dan layak bagi setiap jaman dan tempat sampai hari kiamat. 5. Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk" Walau hanya dalam mimpi Lihatlah hari berganti Namun tiada seindah dulu Datanglah aku ingin bertemu Air laut.. x mampu menyerap ke dalam isi ikan.. tp. bila ikan MINTALAH KEPADA ALLAH WALAUPUN GARAM] ''Mintalah kamu kepada Allah set walaupun garam untuk makanan kamu. Ertinya sekecil apapun juga, hendaklah berdiri di hadapan pintu Allah swt, yang mana orang yang berdiri di hadapan pintu Allah tidak akan kembali dengan tangan kosong. Jangan kamu tanya, jangan kamu minta kepada anak-anak adam. ALLAHmenjawab, " berdo'alah, (mintalah) kepada-KU niscaya AKU kabulkan untuk mu " ( QS. pekerjaan pun berjalan lancar walau sangat sedikit pengunjung, tak seperti biasanya. dan syukurilah nikmat ALLAH, jika kamu hanya menyembah kepada-NYA saja. QS. Al Nahl 114 di kutip dari buku ( SYUKUR MENAMBAH NIKMAT ) Imam Al Ghazali Jangankamu tanya, jangan kamu minta kepada anak-anak adam. Mintalah kepada Zat yang pintunya tak pernah ditutup iaitu Allah swt. 24 jam. Bila nak minta, terserah. Allah akan marah kalau orang itu tidak minta kepada Allah swt. Allah, kalau tak diminta, Dia marah. Manusia, kalau banyak diminta, dia yang marah. Tenggelambaju ke dalam kapas dan tenggelamkan dirimu ke dalam Nur Allah. Karamkan garam ke dalam lautan masin biar yang kelihatan hanya masin. Sekalipun kalian memakai baju, hendaknya jangan terlupa kepada kapas dan sekalipun melihat alam jangan sekali-kali lupa bahawa yang melihat itu sesungguhnya adalah juga yang dilihat. Walau sesaat hfhI4Se. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِMINTALAH HANYA KEPADA ALLAH, UNTUK PERKARA REMEH SEKALIPUNKita semua adalah hamba, siapa pun kita. Apa yang kita miliki pada hakikatnya adalah pinjaman. Boleh pakai, tapi tidak untuk dimiliki. Rumah kita, meski tertulis atas nama kita pada sertifikat, tapi itu hanya hukum dunia saja. Sejatinya itu pun hanya hak pakai. Nanti rumah itu harus dipertanggungjawabkan. Halalnya dihisab, dan haramnya seorang hamba kita tak punya apa-apa. Kita miskin, lemah, dan tak berdaya. Hidup kita sepenuhnya bergantung kepada Allah. Oleh sebab itulah inti dari ibadah adalah menunjukkan penghambaan serta kehinaan diri di hadapan Allah, memerlihatkan kemiskinan serta rasa butuh kita pertanyaannya, sudahkah hal itu ada pada diri kita?Seberapa butuhkah kita kepada Allah?Rasulullah ﷺ bersabdaلِيَسْأَلْ أَحَدُكُمْ رَبَّهُ حَاجَتَهُ كُلَّهَا حَتَّى يَسْأَلَ شِسْعَ نَعْلِهِ إِذَا انْقَطَعَ“Hendaklah setiap kalian meminta kepada Rabbnya semua kebutuhannya, sampai-sampai tali sandalnya yang putus.” [HR. Ibnu Hibban894, Tirmidzi 8/3604, dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam al-Misykah 29]Pernahkah kita meminta tali sandal kepada Allah? Jika kita membaca kisah hidup Salafush Saleh, maka kita akan sangat malu. Bukan karena apa-apa, tapi karena mereka benar-benar menerapkan sabda itu dalam hidup mereka. Imam Ibnu Rajab rahimahullah menyebutkanوَ كَانَ بَعضُ السَّلَفِ يَسأَلُ اللَّهَ فِي صَلَاتِهِ كُلَّ حَوَائِجِهِ حَتَّى مِلحَ عَجِينِهِ وَ عَلَفَ شَاتِهِ“Dahulu ada di antara salaf itu yang meminta kepada Allah berdoa dalam salatnya segala kebutuhan hidupnya, sampai pun garam untuk adonan dan pakan kambingnya.” [Jami’ul Ulum wal Hikam 302]Subhanallah. Begitu besarnya ketergantungan mereka kepada Allah. Pantas mereka menjadi orang-orangterbaikyang pernah hidup di muka bumi ini. Adapun kita, sudahkah kita seperti itu? Meminta segalanya hanya kepada Allah ﷻ. Pernahkah kita meminta “garam” dalam doa salat kita?!Oleh sebab itu mulai saat ini, mari menanam dan memupuk rasa itu, yaitu ketergantungan kepada Allah. Kita tunjukkan kehinaan, kefakiran, dan kebutuhan kita kepada-Nya. Meminta segalanya, meski itu hanya tali sandal, makanan kambing, ataupun minta oleh Zahir al-Minangkabawi 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID ESDp-5jjyIJkNkI44FuSWebBjOrkUAeKsiPq8jM4nNxIOB6Z1weWhQ== siluet doa © Doa adalah senjatanya orang yang beriman, doa bukan sekedar pelengkap usaha, bukan juga pilihan terakhir dalam memecahkan masalah. Lewat doa, sesungguhnya seorang hamba sedang berkomunikasi dengan Rabbnya, doa adalah media bermanja dengan Allah Ta’ala. Lewat doa, kita bisa curhat apa saja kepada-Nya, tenang kesulitan hidup, usaha, kerja, jodoh, rezeki, dan lain sebagainya. Kita bisa ungkapkan itu semua pada saat kita berdoa, bermunajat kepada Allah Ta’ala. Sungguh sangat disayangkan, bila kita jarang sekali berdoa kepada-Nya. Padahal Allah Ta’ala telah menjanjikan kepada hamba-Nya, “Mintalah, niscaya akan Ku-kabulkan permintaanmu.” Allah Ta’ala menawarkan janji yang tak mungkin Dia ingkari. Sayangnya, masih saja ada di antara kita yang mengabaikan-Nya, tidak yakin dengan janji-Nya; bahkan mungkin sampai enggan berdoa kepada-Nya, menganggap dirinya sendiri adalah yang terhebat, dan menafikan kekuasaan-Nya. Padahal semua yang terjadi di dunia ini, pun pada diri dan kehidupan kita, tak lepas dari peranan-Nya. Berdoalah kepada Allah Ta’ala dalam setiap sujud shalat di hamparan sajadah. Mintalah pada-Nya dengan penuh permohonan, dengan keikhlasan sebagai seorang hamba. Buanglah sikap sombong yang bercokol dalam diri. Pasrahkan semuanya hanya pada Allah Ta’ala. Yakinlah, Allah Ta’ala akan mengabulkan doa kita. Berdoalah dengan khusuk, jangan tergesa-gesa. Pasalnya, doa yang tergesa-gesa, kecil kemungkinannya akan dikabulkan, bahkan tergesa-gesa bisa termasuk kategori meremehkan doa. Seorang tabi’in bernama Urwah bin Zubeir pernah menegur seseorang yang tergesa-gesa ketika shalat. Selesai shalat, Urwah bin Zubeir pun mendekatinya seraya berkata, “Wahai saudaraku, tidakakah engkau mengutarakan hajatmu kepada Allah selama shalat ?” “Sungguh,” lanjutnya, “Aku senantiasa meminta kepada Allah ketika sedang shalat.” Pungkasnya, “Bahkan garam pun, aku meminta dari-Nya.” Kita bisa minta apa saja kepada Allah Ta’ala, karena Dialah Pemilik segalanya. Tak ada yang tak bisa, jika Dia berkehendak. Kehendak-Nya mampu memupuskan kemustahilan. Mulai saat ini, mari senantiasa berdoa kepada Allah Ta’ala. Mintalah kepada-Nya untuk semua yang menjadi hajat kita. Doakan pula kaum muslimin di seluruh belahan bumi ini, serta doa untuk negeri ini; agar terbebas dari bencana dan diberikan keberkahan tiada tara. [Mustaqim Aziz]